Dirjen PFM Gali Potensi Sinergi Penanganan Kemiskinan Kawasan Pesisir di Pelabuhan Ratu

  • Dirjen PFM Gali Potensi Sinergi Penanganan Kemiskinan Kawasan Pesisir di Pelabuhan Ratu
  • WhatsApp Image 2021-03-14 at 12.42.42 PM
  • WhatsApp Image 2021-03-14 at 12.42.41 PM (2)
  • WhatsApp Image 2021-03-14 at 12.42.41 PM
  • WhatsApp Image 2021-03-14 at 12.42.41 PM (1)
  • WhatsApp Image 2021-03-14 at 12.42.40 PM
  • WhatsApp Image 2021-03-14 at 12.42.39 PM (2)
  • WhatsApp Image 2021-03-14 at 12.42.39 PM (1)
  • WhatsApp Image 2021-03-14 at 12.42.39 PM
  • WhatsApp Image 2021-03-13 at 11.28.05 PM
KABUPATEN SUKABUMI (13 Maret 2021) – Direktur Jenderal Penanganan Fakir Miskin (Dirjen PFM), Asep Sasa Purnama melakukan kunjungan kerja ke Pelabuhan Perikanan Nusantara (PPN) Pelabuhan Ratu, Kabupaten Sukabumi Provinsi Jawa Barat.

Kunjungan bertujuan untuk menggali potensi sumber daya laut di pesisir pantai selatan Provinsi Jawa Barat. Sumber daya bahari yang melimpah diharapkan dapat membawa kemajuan bagi masyarakat setempat khususnya untuk penanganan kemiskinan wilayah pesisir.

Dirjen PFM juga melihat alat Bagang di tengah laut menggunakan perahu nelayan setempat. Hal tersebut dilakukan untuk melihat lebih dekat kehidupan nelayan, sehingga dapat dipetakan pola penanganan kemiskinan di wilayah pesisir.

"Negeri kita memiliki potensi bahari yang cukup baik serta dapat diimplementasikan guna menangani permasalahan yang ada, dengan adanya sinergi dari berbagai pihak diharapkan dapat menumbuh kembangkan kesejahteraan sosial masyarakat khususnya di wilayah pesisir", ujar Dirjen PFM.

Hal unik dilakukan oleh nelayan dalam menangkap ikan yaitu menggunakan Bagang. Sebuah "Light Fishing" dalam menangkap ikan di kawasan laut pelabuhan ratu. Sebagaimana nawa cita ke-3 yaitu membangun Indonesia dari pinggiran, diharapkan program lintas K/L dapat berjalan dengan sinergis di kawasan pesisir agar masyarakat sejahtera. 

Hadir dalam kegiatan tersebut yaitu Kepala PPN Pelabuhan Ratu, Ririn Sugihariyati beserta tim, Komunitas Sosial Entrepreneurship Jawa Barat, serta nelayan setempat.

Penulis :
UHH Setditjen PFM
Editor :
Intan Qonita N
Penerjemah :
Karlina Irsalyana

Bagikan :