Kemensos Beri Bantuan Bagi Penyintas Gempa Bumi di Kabupaten Malang

Kemensos Beri Bantuan Bagi Penyintas Gempa Bumi di Kabupaten Malang
MALANG (16 April 2021) - Kementerian Sosial melalui Balai Literasi Braille Abiyoso Cimahi mengirimkan Tim Reaksi Cepat (TRC) untuk turun langsung menyalurkan paket bantuan Sembako dari Reader Abiyoso ke lokasi bencana di Kecamatan Dampit Kabupaten Malang, Jawa Timur sebagai respon atas bencana gempa bumi yang terjadi di wilayah tersebut pada hari Sabtu (10 April 2021).

Penyuluh Sosial Muda Balai Literasi Braille Abiyoso, Amin Suaedi menyampaikan Reader Abiyoso merupakan komunitas pengalih suara dari buku bacaan yang dialihkan ke dalam buku suara. Mereka voluntir yang membantu Balai Literasi Braille Abiyoso dalam memproduksi buku bicara sebagai pengisi suara. Mereka terdiri dari ibu-ibu, bapak-bapak, mahasiswa dan lain-lain yang menyedekahkan suaranya bagi aksesibilitas disabilitas netra. Bantuan Sembako ini merupakan bentuk kepedulian mereka kepada para korban bencana gempa bumi, 

Setelah melakukan koordinasi dengan Kepala Bidang Rehabilitasi Sosial  Dinas Sosial Kab. Malang Retno Tri Damayanti, Tim TRC Abiyoso yang beranggotakan 9 orang petugas langsung diarahkan untuk mengunjungi salah satu Desa di kabupaten Malang yang mengalami kerusakan dan belum mendapat pasokan logistik yaitu Desa Pamotan Kecamatan Dampit.

Disana Tim melakukan komunikasi awal dengan Sekretaris Desa Pamotan Gatot Sudarmanto. Di Desa Pamotan terdapat 391 Kepala Keluarga (KK) yang rumahnya terdampak gempa, 109 KK atau 409 jiwa mengungsi dengan mendirikan tenda didekat kediamannya masing-masing.

Tim TRC Abiyoso memberikan bantuan Sembako berupa beras, mie instan, ikan sarden kaleng, telur ayam dan minyak goreng di Posko Bencana yang berada di Kantor Desa Pamotan. Di Posko bencana tersebut terdapat Dapur Umum dari Taruna Siaga Bencana (Tagana) Sidoarjo. Dapur umum ini memasak 900 porsi makanan setiap harinya. 

Setelah menyalurkan bantuan Sembako, Tim TRC Abiyoso mengunjungi Posko Layanan Dukungan Psikososial (LDP) yang berada di Desa Majangtengah Kecamatan Dampit. Tim TRC Abiyoso mengajak anak-anak penyintas untuk bermain membuat origami kapal terbang, origami mobil dan permainan lainnya agar anak-anak melupakan kejadian atau trauma yang berdampak kepada mereka setelah kejadian gempa bumi menimpa desa mereka. 

“Diperlukan keahlian khusus dan peralatan yang memadai bagi petugas Layanan Dukungan Psikososial sehingga bisa memberikan layanan yang optimal bagi para penyintas, baik anak-anak, remaja, orang dewasa maupun lanjut usia karena perlakuannya berbeda-beda satu dengan lainnya,” pungkas Amin.



Penulis :
Humas Balai Literasi Abiyoso Cimahi
Editor :
Annisa YH
Penerjemah :
Karlina Irsalyana

Bagikan :