Mensos Minta KPM PKH Cairkan Bansos Sambil Divaksin

  • Mensos Minta KPM PKH Cairkan Bansos Sambil Divaksin
  • WhatsApp Image 2021-09-02 at 12.36.04
  • WhatsApp Image 2021-09-02 at 12.36.04 (1)
  • WhatsApp Image 2021-09-02 at 12.36.07 (1)
  • WhatsApp Image 2021-09-02 at 12.36.05
  • WhatsApp Image 2021-09-02 at 12.36.05
  • WhatsApp Image 2021-09-02 at 12.36.07

Photographer :
Rahandika Prawiro (OHH Ditjen Linjamsos)
Editor :
Intan Qonita N
Penerjemah :
Intan Qonita N

ACEH BESAR (2 September 2021) - Menteri Sosial, Tri Rismaharini melakukan kunjungan kerja ke Provinsi Aceh dalam rangka pemadanan data penyaluran bantuan sosial (bansos) PKH dan BPNT, Kamis (2/9). 

Bersama pemerintah daerah, pihak bank penyalur, PT. Pos, serta pendamping bansos PKH dan BPNT, Mensos mengevaluasi penyaluran bansos PKH dan BPNT di Provinsi Aceh yang sebagian terkendala lantaran penerima bantuan belum divaksin.
 
"Ya, Alhamdulillah, sebetulnya disini sudah lebih baik. Hanya karena memang terkendala geografisnya, kalau saya lihat, para Kepala Dinas relatif menguasai permasalahan terhadap data-data tadi. Bahkan, mereka berani untuk memisahkan yang layak dan tidak layak," ungkap Mensos.

Dan saya, lanjutnya, harus menyampaikan kalau vaksin itu wajib untuk kita semua. “Karena kalau kita tidak vaksin, orang lain kena, bisa nular semua. Jadi, (vaksin) itu wajib! Cuman, saya minta keringanan, untuk bagaimana (vaksinasi) itu tidak menjadi prasyarat (bagi KPM yang hendak mencairkan bansosnya) karena harus vaksin (dulu),” tambahnya.
 
Menanggapi permasalahan tersebut, Risma menyarankan agar pencairan bansos bisa dilakukan sekaligus dengan vaksinasi sehingga penerima manfaat bisa tetap mendapatkan hak mereka tanpa terkecuali. 

"Kalau bisa paralel gitu, menerima bantuan, sekaligus vaksin, kita juga senang. Tapi, kalau kemudian dia tidak bisa terima bantuan karena terkendala harus menunjukkan sertifikat vaksin padahal dia butuh dan belum ada jadwalnya untuk vaksin itu 'kan kasihan. Kasihan kalau penerima bantuan harus menunjukan sertifikat vaksin untuk dapat terima bantuan. Ya kalau vaksinnya ada, pas datang divaksin sekalian, ya nggak apa-apa. Tapi kalau nggak, ya kan nerimanya molor," tegas Risma. 

Bagikan :