Mensos Titipkan Keluarga Korban Bencana Ke Balai Diklat Padang

  • Mensos Titipkan Keluarga Korban Bencana Ke Balai Diklat Padang
  • WhatsApp Image 2021-10-03 at 00.14.56
  • WhatsApp Image 2021-10-03 at 00.09.56

Padang (2 Oktober 2021) - Menteri Sosial  (Mensos) Tri Rismaharini akan menerima seorang warga yang anggota keluarganya meninggal akibat tertimbun longsor di Nagari Pasie Laweh, Kecamatan Lubuak Aluang Kabupaten Padang Pariaman, Sumatera Barat pada Rabu (29/9) untuk bekerja di kementerian yang dipimpinnya.

"Dia sudah saya titipkan ke Balai Diklat (Pendidikan dan Pelatihan) yang di Padang, nanti dia bisa langsung bekerja," kata Mensos Tri Rismaharini usai mengunjungi lokasi bencana di Lubuk Alung, Sabtu (2/10).

Warga yang akan dijanjikan pekerjaan tersebut bernama Kesayangan Nduru yang akan wisuda pada akhir bulan ini di salah satu perguruan tinggi di Padang.

Mensos menegaskan bahwa Kesayangan tidak sendiri karena semua pihak ada untuknya sehingga meminta untuk tidak larut dalam kesedihan.

“Kamu harus kuat, kamu harus kuat. kamu tidak sendiri, ada kami di sini,” ucap Risma sambil mengenggam kedua tangan Kesayangan.

Mensos Risma juga menginstruksikan Kepada Balai Diklat, untuk menurunkan Tim trauma healing untuk membantu para korban yang masih mengalami trauma pasca bencana.

Sementara ditemui ditempat yang sama, Kepala Balai Besar Pendidikan Pelatihan (BBPPKS) yang ada dipadang, Sunarti, menyampaikan jika pihaknya akan segera menindaklanjuti perintah dari Mensos.

"Kami akan segera menindaklanjuti perintah ibu Mensos, Hari senin besok kita akan panggil saudara kesayangan ini ke Balai Diklat, untuk kemudian akan kita assessment terlebih dahulu" Kata Sunarti.

Malang memang tak dapat ditolak, Kesayangan Nduru harus menerima kenyataan pahit usai bencana banjir dan longsor yang merenggut keluarga tercintanya. Dia kehilangan Ayah, Ibu, 3 saudaranya, dan 2 orang keponakannya.

Namun di tengah itu semua, Pemerintah Hadir melalui Kementerian Sosial datang untuk menguatkan Kesayangan Nduru.


Penulis :
Alfian Anugrah
Editor :
David
Penerjemah :
Karlina Irsalyana

Bagikan :