Balai Anak "Naibonat" Tanggap Situasi Darurat Anak Korban Bencana Banjir

  • Balai Anak "Naibonat" Tanggap Situasi Darurat Anak Korban Bencana Banjir
  • 16112714638957
  • 16112714594407
HALMAHERA UTARA,(20 Januari 2021) - Balai Anak “Naibonat” sebagai UPT milik Kementerian Sosial mengambil langkah cepat dalam merespon kasus anak korban bencana alam. Pada tanggal 16 Januari 2021 terjadi banjir dan tanah longsor di 11 desa di Kabupaten Halmahera Utara, provinsi Maluku Utara. Terdapat kerugian materiil antara lain 1 jembatan besar putus, 3 rumah terbawa banjir dan 2 rumah rusak berat. Desa Roko, Kecamatan Galelo Barat merupakan salah satu desa yang terdampak paling berat dengan 330 KK dan 1166 jiwa terdampak. 

Kepala Balai Anak "Naibonat" di Kupang, Supriyono mengatakan sebagai manifestasi UPT Kementerian Sosial yang selalu dituntut responsif terhadap permasalahan sosial di masyarakat, Balai Anak Naibonat di Kupang memberikan layanan darurat bagi anak dalam situasi bencana alam dalam kerangka ATENSI. Wujud nyata dari layanan ini berupa support dan motivasi untuk mengurangi dan atau menghilangkan traumatik yang dialami anak dan pemberian bantuan darurat yang dibutuhkan pasca bencana banjir di Halmahera Utara.

Bencana banjir yang terjadi sudah di respon cepat oleh Kementerian Sosial yang langsung didatangi oleh Menteri Sosial, Ibu Tri Rismaharani. Sebagai tindaklanjut dari penanganan bencana banjir ini, balai-balai UPT Kementerian Sosial yang salah satu diantaranya adalah Balai Anak Naibonat di Kupang langsung tanggap untuk berkontribusi dalam penanganan pasca banjir melalui ATENSI.

Kegiatan layanan ATENSI dilaksanakan di Desa Roko, Kecamatan Galilo Barat. Pelaksanaan kegiatan berkoordinasi dengan Dinas Sosial Provinsi, Sakti Peksos, Dinas Sosial Kabupaten dan LKSA. Kepala Bidang Rehabilitasi Sosial Dinas Sosial Provinsi, Sakti Peksos, Kepala Dinas Sosial Kabupaten Halmahera Utara dan pimpinan 2 LKSA ikut serta dan bersama-sama melaksanakan kegiatan balai.

Kegiatan layanan yang dilakukan dari Balai Anak Naibonat adalah memberikan support dan motivasi sebagai bagian dari trauma healing yang dilakukan oleh anggota Tagana. Selanjutnya, Balai juga menyerahkan bantuan darurat untuk anak berjumlah 40 paket dalam bentuk:
Regal Marie Biscuit 550 gr (kalengan), peralatan sekolah, tisu basah dan kering, makanan siap saji (Pop Mie), minyak telon, susu, shampoo, sabun cair, sikat gigi, pasta gigi, dan popok bayi. 

Dalam rangka akuntabilitas, seluruh jenis barang dan spesifikasinya disampaikan dan diperiksa oleh Dinas Sosial Kabupaten dan petugas Posko. Selanjutnya dituangkan dalam Berita Acara Serah Terima kepada penerima bantuan. Penyerahan barang langsung kepada penerima bantuan dan disaksikan oleh Dinas Sosial, keluarga dan petugas posko. Penyelesaian Berita Acara Serah Terima (BAST) langsung dilakukan pada saat kegiatan  ATENSI.

Penulis :
Humas Balai Naibonat Kupang
Editor :
Intan Qonita N

Bagikan :