Dorong Usaha Mikro KPM PKH Graduasi melalui Lokakarya Kewirausahaan

  • Dorong Usaha Mikro KPM PKH Graduasi melalui Lokakarya Kewirausahaan
  • 15949797553628
  • 15949796293694
  • 15949797585804
  • 15949796282180
  • 15949795663819
JAKARTA (16 Juli 2020) – Kementerian Sosial RI dalam hal ini Direktorat Jenderal Pemberdayaan Sosial menyelenggarakan workshop Kewirausahaan Sosial secara daring melalui Zoom Meeting.


Direktur Jenderal Pemberdayaan Sosial Edi Suharto membuka secara resmi Workshop Kewirausahaan Sosial yang merupakan hasil kerjasama Kementerian Sosial RI dengan Universitas Padjajaran (UNPAD).

Sebanyak 286 peserta yang terdiri dari para KPM PKH Graduasi mengikuti workshop kewirausahaan sosial di setiap klasternya. Terdapat 4 klaster jenis usaha yang banyak diminati oleh masyarakat, yaitu kuliner, fashion, agribisnis, dan ritel.

Hari ini, ada 4 klaster yang menjadi materi workshop, yaitu klaster kuliner, fashion, ritel dan agribisnis. Narasumber klaster fashion diisi oleh Valeria Nisatama Founder & CEO Celosia Etnik, sedangkan narasumber klaster agribisnis Setia Irawan berasal dari Pondok Pesantren Al Ittifaq Bandung.

“Kegiatan workshop ini merupakan salah satu dari 3 besaran program kewirausahaan sosial. Yaitu konsep mentoring. Ibu dan bapak disini bisa dikawal, dilatih, ditemani, dan dibantu untuk mengembangkan bisnis bapak ibu sekalian,” jelas Edi Suharto.

Konsep mentoring yang dikemas dalam workshop kewirausahaan ini dilakukan pertama kalinya secara daring oleh Kementerian Sosial bekerjasama dengan Oorange Inkubator Bisnis UNPAD.

Saat menyampaikan paparan, Edi Suharto menjelaskan bahwa workshop ini dilakukan untuk membantu mendorong para usaha mikro yang dimiliki oleh KPM PKH Graduasi. Para peserta mendapatkan materi mulai dari proses produksi hingga proses pemasaran.

Narasumber klaster fashion Valeria, yang merupakan Alumni Fakultas Ekonomi UNPAD membagikan ilmu bisnisnya mulai dari pencarian bahan hingga teknik pemasaran yang dapat dilakukan oleh para peserta.

Tak hanya sampai disitu, Valeria juga mempraktikkan langsung cara menggambar pola pakaian yang akan dijualnya nanti. Banyak pula tips dan trik yang ia sampaikan, seperti mencari inspirasi desain masa kini yang bisa ditemukan di Google, Pinterest, maupun Instagram. Memahami teknik pemasaran juga merupakan hal yang penting dan perlu diketahui oleh para peserta. Salah satunya dengan memanfaatkan berbagai platform daring dan harus gadget friendly melalui online shopping.

Lain halnya dengan narasumber klaster agribisnis Setia Irawan menjelaskan tentang pertanian, peternakan, perikanan dan pemahaman tentang supply and demand sehingga tidak akan terjadi over production.

Dengan diselenggarakannya workshop ini diharapkan mampu memberikan ilmu dan pengetahuan bagi para penerima manfaat. Sehingga para KPM tersebut bisa mengembangkan usahanya dan dapat memberikan dorongan ekonomi bagi masyarakat.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kasubdit Lembaga Pemberdayaan dan Peduli Keluarga and Direktur Oorange Inkubator Bisnis UNPAD.


Penulis :
OHH Dayasos
Editor :
Intan Qonita N
Penerjemah :
OHH Dayasos

Bagikan :