Kepala Balai "Mulya Jaya" Terima Bansos Secara Simbolis dari Mensos

  • Kepala Balai "Mulya Jaya" Terima Bansos Secara Simbolis dari Mensos
  • IMG-20200613-WA0065

Penulis :
Humas Balai "Mulya Jaya" Jakarta
Editor :
Intan Qonita N
Penerjemah :
Salsabila Baiqlis R; Karlina Irsalyana

JAKARTA (12 Juni 2020) – Kementerian Sosial melalui Unit Pelaksana Teknis (UPT) Direktorat Jenderal Rehabilitasi Sosial telah dijadikan sebagai Temporary Shelter atau Tempat Penampungan Sementara (TPS) bagi warga terlantar akibat COVID-19 di daerah Jabodetabek. UPT tersebut yaitu Balai “Mulya Jaya” Jakarta, Balai “Melati” Jakarta, Balai “Handayani” Jakarta, Balai KPN “Bambu Apus” Jakarta, Balai “Budhi Dharma” Bekasi, Balai “Pangudi Luhur” Bekasi, dan Balai “Tan Miyat” Bekasi. Balai yang dijadikan TPS tersebut mendapat bantuan sosial (bansos) dari Menteri Sosial, Juliari P. Batubara yang diwakili oleh Balai "Mulya Jaya Jakarta.

Khususnya Balai “Mulya Jaya” menjadi TPS sejak bulan April 2020 lalu telah melayani warga terlantar, korban PHK, dan Pekerja Migran Indonesia sebanyak 230 orang, telah dikembalikan ke keluarga 79 orang, dirujuk ke lembaga lain 10 orang, dan saat ini masih tinggal di balai sebanyak 141 orang.

Berbagai layanan diberikan mulai dari kebutuhan dasar hingga dukungan psikologis bahkan pelatihan keterampilan yang disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing Penerima Manfaat. Hari ini, bertepatan dengan penyerahan bantuan sosial sembako yang diberikan oleh Menteri Sosial, Juliari P. Batubara di Gor Karet Tengsin Jakarta Pusat, Kepala Balai “Mulya Jaya” Juena Sitepu mewakili seluruh balai di Jabodetabek yang dijadikan TPS untuk menerima bantuan sosial sembako sebanyak 342 paket dan asistensi rehabilitasi sosial sebanyak 385 paket.

Juena menjelasakan bahwa bantuan sosial ini akan didistribusikan langsung kepada setiap balai di Jabodetabek yang menjadi TPS dan selanjutnya bantuan sosial ini akan diberikan kepada setiap Pemerlu Pelayanan Kesejahteraan Sosial (PPKS) sesuai dengan sasaran balai masing-masing.

“Bantuan sosial dari Pak Mensos ini akan didistribusikan kepada setiap balai di Jabodetabek yang menjadi temporary shelter dan selanjutnya akan diberikan kepada PPKS masing-masing balai. Untuk di Balai “Mulya Jaya” sendiri pendistribusiannya dilakukan dengan memberikan bantuan tersebut kepada Penerima Manfaat setiap akan dipulangkan sesuai dengan sasaran layanan balai,” tutur Juena.

“Kalau untuk di Balai “Mulya Jaya” kami memberikan bantuan sosial sembako ini kepada warga terlantar akibat COVID-19, korban perdagangan orang, dan Pekerja Migran Indonesia. Jumlahnya saat ini ada 141 orang,” tambahnya.

Bantuan yang diberikan kali ini tidak hanya bantuan sosial sembako melainkan adanya asistensi rehabilitasi sosial berupa layanan kebutuhan dasar, dukungan keluarga, perawatan sosial, dan terapi psikososial. Melalui pemeberian layanan yang komprehensif ini diharapkan dapat menciptakan kebermanfaatan yang baik bagi warga terlantar maupun PPKS ditengah pandemi COVID-19.
نشر :