Terima Bantuan ATENSI, Warga KEM Kolok Bengkala Jadi Lebih Berdaya

  • Terima Bantuan ATENSI, Warga KEM Kolok Bengkala Jadi Lebih Berdaya
  • WhatsApp Image 2023-08-13 at 13.52.50 (1)
  • WhatsApp Image 2023-08-13 at 13.52.50
  • WhatsApp Image 2023-08-13 at 13.52.49 (1)
  • WhatsApp Image 2023-08-13 at 13.52.51

Penulis :
Humas Ditjen Rehabilitasi Sosial
Editor :
Intan Qonita N
Penerjemah :
Karlina Irsalyana

BULELENG (12 Agustus 2023) - Akselerasi penyaluran bantuan terhadap kelompok rentan, yaitu lanjut usia (lansia) dan penyandang disabilitas terus dilakukan agar berdaya dan merasakan kehadiran negara di tengah masyarakat. 

Kementerian Sosial melalui Unit Pelaksana Teknis (UPT) Sentra Mahatmiya di Bali memberikan bantuan Asistensi Rehabilitasi Sosial (ATENSI) bantuan modal usaha bagi warga Desa Kawasan Ekonomi Masyarakat (KEM) Kolok Bengkala di Kabupaten Buleleng, Provinsi Bali. 

Salah seorang warga, Arda, 54, merasa sangat terbantu dengan bantuan yang ia terima dari Sentra Mahatmiya karena sebelumnya tidak memiliki penghasilan. 

“Saya dan seluruh warga Kolok Bengkala di sini terbantu sekali dengan dapat bantuan dari pemerintah. Sangat senang sekali,“ ungkap Arda.

Dengan bantuan yang diterima warga yang menerima manfaat akan mendapatkan penghasilan dan pada hari raya Galungan hasilnya bisa dijual, sekaligus meningkatkan kesejahteraan keluarga. 

“Jika saja tidak ada bantuan seperti ini tentu tidak dapat penghasilan. Tapi dengan ada bantuan warga jadi dapat penghasilan dan itu sangat membantu sekali perekonomian keluarga,” ungkapnya. 

Sentra Mahatmiya bertemu tokoh warga, I Made Astika, Perbekel Desa Bengkala Buleleng, yang menaungi warga-warga dan berembuk hingga memutuskan model kewirausahaan dari awalnya ayam petelur dan dengan pertimbangan harus menyediakan sarana dan prasarana.

“Hasil rembukan ada kesulitan dan warga mengambil keputusan model pertanian dengan dibantu bibit dengan pendampingan dari pemerintah desa untuk penjualan sehingga ada ada pemasukan,” katanya. 
 
Kepala Sentra Mahatmiya Sri Wibowo Sumarno menyatakan, bahwa berdasarkan asesmen terintegrasi (aster) kemarin dilakukan untuk pendapatan dalam sebulan mulai dari Rp1 juta hingga Rp1,5 juta, bahkan pendapatan warga bisa lebih tinggi lagi. 

“Warga Kolok Bengkala penerima manfaat ATENSI mengaku Desanya sudah dikenal karena dihuni warga penyandang disabilitas bisu, namun bisa berinteraksi untuk memenuhi kebutuhan hidup sekaligus menjadi daya tarik wisatawan domesitk maupun mancanegara,” katanya.

“Desa Kolok Bengkala terdiri dari 13 KK dan 42 jiwa yang sebagian besar warga bekerja bertani, kuli bangunan, pekerja di perusahaan mebel, UMKM pembuatan jamu, serta menenun. Untuk komunikasi warga bisa dipahami dengan warga lainnya normal melalui isyarat. Adapun Sentra Mahatmiya memberikan bantuan khusus babi bagi warga penyandang disabiltas sebanyak 82 orang,” pungkasnya.
نشر :