Warga Banten Sambut Gembira Bantuan 2.200 Paket Sembako Kemensos

Warga Banten Sambut Gembira Bantuan 2.200 Paket Sembako Kemensos
Penulis :
Koesworo Setiawan

SERANG (9 Juni 2020) - Sejalan dengan program jaring pengaman sosial untuk mengatasi masyarakat terdampak COVID-19, Kementerian Sosial terus menyisir warga yang belum tersentuh bantuan sosial (bansos). Hari ini, Kemensos mendistribusikan 2.200 paket bansos sembako di dua titik di Provinsi Banten.

 

Melalui Ditjen Perlindungan dan Jaminan Sosial (Linjamsos), Kemensos menyalurkan bansos sembako ke warga RW 04, Desa Kampung Baru, Kecamatan Petir, Kabupaten Serang, Provinsi Banten, sebanyak 1.200 paket. Kemudian sebanyak 1.000 paket sembako lagi kepada warga Kampung Dungkuk, Desa Cirinten, Kecamatan Cirinten, Kabupaten Lebak, Provinsi Banten.

 

Bantuan dari Kemensos disambut baik warga setempat. Ny. Asnah (35) mengucapkan terima kasih atas bantuan yang sudah diberikan. “Saya belum dapat bantuan pak, baru kali ini. Kondisi sangat sulit. Dulu dapat Rp50 ribu sehari sudah bersyukur, sekarang lebih sulit,” kata istri seorang buruh pemetik kelapa ini (09/06).

 

Ia dan warga setempat tidak bisa leluasa berniaga selama pandemi. Sebab, adanya pembatasan pergerakan warga dan tutupnya sejumlah sentra perekonomian seperti pasar, membuat Asnah dan sejumlah warga yang menggantungkan hidup dari perniagaan termasuk hasil kebun, omset pendapatannya menipis.

 

“Ya dengan bansos ini, saya mengucapkan terima kasih. Kepada Ibu Mensos dan pemerintah. Bantuan ini lumayan membantu memenuhi kebutuhan makanan,” katanya.

 

Bantuan sebanyak total 2.200 paket sembako ini diserahkan secara simbolik oleh Penasehat Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kementerian Sosial Grace P. Batubara yang juga mewakili Organisasi Aksi Solidaritas Era Kabinet Indonesia Maju (OASE-KIM).

 

Grace menyatakan, bantuan ini diberikan menunjukkan bahwa negara hadir di tengah-tengah masyarakat yang terkena bencana. Hal ini juga sejalan dengan tagline #KemensosHADIR. “Kami hadir di tengah masyarakat khususnya saat bangsa kita mengalami pandemi COVID-19,” katanya.

 

Bansos Sembako memang ditujukan untuk masyarakat terdampak COVID-19. Diharapkan dengan bansos sembako membantu memenuhi kebutuhan bahan pokok masyarakat Provinsi Banten yang terdampak COVID-19.  

 

“Distribusi bansos sembako tidak hanya diarahkan untuk kawasan episentrum COVID-19 (Jabodetabek), namun juga masyarakat terdampak di lokasi lain. Seperti saat ini, Kemensos melalui Ditjen Linjamsos hadir membantu masyarakat di Provinsi Banten. Mudah-mudahan sembako ini membantu meringankan beban masyarakat,” kata Grace.

 

Kepada masyarakat setempat, Grace menyampaikan apresiasi, karena ia melihat selama penyaluran bansos mereka tertib mematuhi protokol kesehatan. “Saya lihat masyarakat sudah tertib ya. Mereka mengenakan masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan. Ini tentu menggembirakan. Ini juga tentu tidak lepas dari pembinaan dari Bapak Camat, Pak RW/RT dan para tokoh masyarakat,” katanya.

 

Kepatuhan terhadap protokol kesehatan juga bisa diindikasikan dari terus menurunnya warga yang terjangkit virus. “Saya dengar dari 50-an warga terjangkit virus, kini tinggal 5 orang. Semoga ini terus membaik, dan kita bisa beraktifitas seperti semula,” kata Grace.

 

Dalam kunjungan ini, ikut serta dalam rombongan Kemensos, penyanyi dangdut Inul Daratista. Inul ikut memotivasi masyarakat agar bersabar dengan cobaan ini. “Bantuan ini jangan dilihat materinya. Tapi lihat dari perhatian pemerintah kepada warganya yang terkena bencana. Semoga bencana ini segera berakhir. Jangan lupa bapak itu tertib menjaga protokol kesehatan,” katanya.

 

Biro Hubungan Masyarakat

Kementerian Sosial RI

نشر :