Balai Anak "Handayani" Turunkan Tim LDP ke Lokasi Tanah Longsor di Sumedang

  • Balai Anak "Handayani" Turunkan Tim LDP ke Lokasi Tanah Longsor di Sumedang
  • 16107491699804
  • 16107491773564
  • 16107491735468

Penulis :
Humas Balai Anak "Handayani" Jakarta
Editor :
David Myoga
Penerjemah :
Intan Qonita N

SUMEDANG (12 Januari 2021)  - Sejak Minggu (10/1) lalu Tim Layanan Dukungan Psikososial Balai Anak "Handayani" telah bertolak ke Desa Cihanjuang Kecamatan Cimanggung Kabupaten Sumedang untuk  merespon bencana tanah longsor yang menyebabkan setidaknya 14 rumah tertimbun. 

 

Plt Kepala Balai, Sulistya Ariadhi, mengatakan pihaknya menerima arahan Direktur  Rehabilitasi Sosial Anak untuk segera  merespon dan memberikan bantuan kepada anak yang terdampak bencana. 

 

"Kami langsung merespon arahan Bu Direktur untuk turun ke Sumedang. Jadi kejadian nya itu sabtu  sore (9/1), hari minggu nya kami langsung turun ke lapangan dan langsung  bergabung dengan Tim Kemensos lainnya," ucap Sulistya. 

 

Menurut Sulistya Ariadhi, ada 5 orang anggota tim yang diturunkan, dan 3 di antaranya adalah Pekerja Sosial.

"Pekerja sosial kami langsung melakukan asesmen psikososial dan asesmen kebutuhan kepada anak yang terdampak tanah longsor. Hingga saat ini, kami sudah melakukan asesmen kepada 30 anak," jelasnya. 

 

Adapun asesmen dilakukan satu persatu dari rumah ke rumah. Hal ini dilakukan karena situasi pandemi yang tidak memungkinkam untuk membuat kerumunan. 

 

Saat ini, lanjut Sulistya, korban berada di rumah kerabat dan sebagian berada di TKA/TPA Al Falah yang merupakan posko bencana. 

 

Terkait dengan hasil asesmen, Pekerja Sosial, Maria Josefin mengatakan bahwa saat ini anak dalam kondisi takut dan khawatir akan adanya longsor susulan. 

"Seperti yang diberitakan, ada tiga kali longsor susulan. Ini yang membuat anak merasa takut dan tidak merasa aman. Mereka khawatir longsor akan terjadi lagi," ujar Maria. 

 

Selain itu, menurut Maria anak juga merasa khawatir tentang masa depan mereka nanti. Hal ini disebabkan beberapa anak kehilangan orang tua nya karena menjadi korban tanah longsor. 

"Jadi ada anak yang kehilangan Ayahnya. Akibatnya anak merasa khawatir tentang bagaimana masa depan nya kelak," jelasnya. 

 

Meskipun begitu, Maria mengatakan bahwa Balai telah berkoordinasi dengan Satuan Bakti Pekerja Sosial Sumedang dan Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak (LKSA) agar anak diberi pendampingan.

 

Sementara itu, hasil asesmen kebutuhan menunjukkan  saat ini anak membutuhkan pemenuhan nutrisi seperti susu, makanan bayi, pampers, dan  alat tulis untuk anak yg sudah sekolah. 

 

Menindaklanjuti hasil asesmen, Balai Anak "Handayani" langsung memberikan bantuan sesuai dengan kebutuhan anak. Bantuan diserahkan langsung oleh Plt Kepala Balai Anak "Handayani" di Jakarta kepada  anak dan keluarga korban.

 

Pemberian bantuan ini dilaksanakan bekerja sama dengan Kepala bidang Pelayanan dan Rehabilitasi Sosial Dinsos Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Sumedang Yayat MTH dan juga LKSA Bening Nurani yang diwakili oleh Enrico Pradana.

Bagikan :