Dirjen PFM Harapkan Ekonomi Desa Bergerak melalui Program KUBE

  • Dirjen PFM Harapkan Ekonomi Desa Bergerak melalui Program KUBE
  • WhatsApp Image 2020-01-24 at 9.09.28 AM
  • WhatsApp Image 2020-01-24 at 9.09.37 AM
  • WhatsApp Image 2020-01-24 at 9.09.45 AM
  • WhatsApp Image 2020-01-24 at 9.09.53 AM
  • WhatsApp Image 2020-01-24 at 9.10.00 AM
  • WhatsApp Image 2020-01-24 at 9.10.08 AM
  • WhatsApp Image 2020-01-24 at 9.10.15 AM
  • WhatsApp Image 2020-01-24 at 9.10.23 AM
  • WhatsApp Image 2020-01-24 at 9.10.30 AM

Penulis :
Adi Nurachman
Editor :
Aryokta Ismawan
Penerjemah :
Dimas Puguh; Karlina Irsalyana

JAKARTA (23 Januari 2020) - Direktur Jenderal Penanganan Fakir Miskin (Dirjen PFM) Andi ZA Dulung berharap ekonomi desa dapat semakin bergerak melalui program Kelompok Usaha Bersama (KUBE). “Jadi saya kira ini banyak peluang, tinggal kita bagaimana menggerakkan program (KUBE) agar betul-betul gerakan ekonomi di desa atau di daerah ini betul-betul bisa bergerak dengan adanya program kita,” kata Dirjen PFM pada penutupan kegiatan Sosialisasi Program Sembako Direktorat PFM Wilayah II, di salah hotel di Jakarta.

Pada kesempatan tersebut Dirjen PFM menyampaikan kepada para peserta bahwa perlu dilakukan cara-cara baru dalam rangka penanganan fakir miskin atau penurunan angka kemiskinan yaitu dengan cara pemberdayaan. “Pemikiran konsepnya adalah kita harus sudah mulai mencoba cara-cara baru dalam rangka penanganan fakir miskin atau penurunan angka kemiskinan, yaitu dengan cara pemberdayaan,” kata Dirjen PFM.

Disampaikan oleh Dirjen PFM, untuk meningkatkan program pemberdayaan tersebut Menteri Sosial dan Menteri Keuangan sudah berdiskusi untuk memperbaiki anggaran agar lebih dialokasikan untuk program pemberdayaan. “Jadi alhamdulillah kemarin kita sudah diskusi banyak dengan Pak Menteri Sosial dengan Pak Menteri Keuangan, mudah-mudahan dalam waktu dekat kita ada perbaikan anggaran sehingga anggaran untuk pemberdayaan, anggaran untuk KUBE itu dapat kita tingkatkan,” jelas Dirjen PFM.

Namun demikian, Dirjen PFM menekankan kepada Dinas Sosial agar calon penerima KUBE merupakan keluarga penerima manfaat (KPM) yang benar-benar ingin berusaha. Hal tersebut dimaksudkan agar KUBE yang dijalankan oleh KPM tersebut memiliki tingkat keberhasilan yang tinggi. “Nah cuma memang kami titipkan teman-teman Dinas Sosial, khususnya Kabupaten/Kota agar memilih KPM yang akan ikut menjadi anggota KUBE, tolong dipilih benar-benar orang yang mau maju dan berusaha, karena kalau tidak seperti itu maka tingkat keberhasilannya akan rendah,” kata Dirjen PFM.

Secara keseluruhan Dirjen PFM menyampaikan bahwa dalam memilih KPM yang akan dijadikan anggota KUBE, Dinas Sosial perlu memerhatikan pada saat rekruitmen, pendampingan, dan kemudian lingkup bisnis yang akan dipilih oleh KUBE tersebut agar tingkat keberhasilannya meningkat.

Pada kegiatan tersebut, peserta yang hadir terdiri dari seluruh Kepala Dinas Sosial Provinsi, Kepala Dinas Sosial Kabupaten/Kota, dan Korteks yang ada di wilayah II. Selain itu juga dilakukan pembulatan kesepakatan untuk Program Sembako Tahun 2020 oleh Direktur PFM Wilayah II, Bapak I Wayan Wirawan beserta perwakilan dari seluruh provinsi di Wilayah II, perwakilan Himbara, serta perwakilan Kemenko PMK.

Bagikan :