Kemensos Siapkan Rumah Ramah Anak dan Salurkan Bantuan ATENSI di Lombok Timur

Kemensos Siapkan Rumah Ramah Anak dan Salurkan Bantuan ATENSI di Lombok Timur
Penulis :
Biro Humas
Penerjemah :
Fia Arista Dewi

“Senang sekali rasanya. Azmi akan rajin belajar agar bisa meraih cita - cita Azmi. Terima kasih Bapak Presiden Jokowi dan Ibu Menteri Sosial yang sudah bantu Azmi.” ujarnya.

SURALAGA (30 Juli 2022) - Begitu pengakuan dari Azmi, salah satu anak di Kecamatan Suralaga, Kabupaten Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat.

Ia mengaku senang dan gembira lantaran mendapat bantuan berupa bedah kamar dari Kementerian Sosial (Kemensos).

Kemensos melaksanakan bedah kamar untuk Azmi dan Rachel, 2 anak yang berasal dari Kecamatan Suralaga,  Kabupaten Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat (30/7).

"Terima kasih Kemensos, sekarang aku bisa tidur di kamar yang terpisah dengan yang lain, punya kamar sendiri," katanya.

Azmi, salah satu anak yang dibedah kamarnya juga mengungkapkan kebahagiaannya karena mendapat barang - barang baru untuk di kamarnya.

Bantuan bedah kamar senilai masing-masing Rp. 10 juta ini dilengkapi dengan kasur, bantal, guling, meja belajar, lampu belajar, bola lampu, karpet, kipas angin, gorden, cermin, sandal dan lemari pakaian.

Kemensos juga melengkapi rumah dengan kipas angin, gorden, cermin, rak piring, sendok, dispenser, sepeda untuk sekolah, serta perlengkapan sholat dan Al-Qur’an.

Bantuan bedah kamar ini merupakan bagian dari Bantuan Asistensi Rehabilitasi Sosial (ATENSI) yang dikawal oleh Sentra Dharma Guna Bengkulu Milik Kementerian Sosial.

Bedah kamar bertujuan sebagai salah satu upaya yang dilakukan Kemensos untuk memberikan perlindungan kepada anak, di lingkungan terkecilnya yaitu keluarga.

Pada kesempatan yang sama, Bantuan ATENSI diberikan untuk 210 anak dengan total bantuan sejumlah Rp.314.907.000 di objek wisata Embulan Boroq yang terletak di Dusun Anjani Timur Dua Desa Anjani, Kecamatan Suralaga.

Bantuan tersebut berupa perlengkapan sekolah seperti kaos, sepatu, tas, buku, spidol, kertas origami. Kemensos juga memberikan bantuan peralatan kebersihan diri, nutrisi, paket permainan edukatif dan perlengkapan bayi.

"Negara melalui Kementerian Sosial hadir memberikan perlindungan secara penuh dengan cara memberikan bantuan kebutuhan anak-anak baik kasih sayang dan lainnya. Harapan saya ini dilakukan tidak pada Hari Anak Nasional saja, tapi setiap hari," ungkap Kepala Sentra Dharma Guna Bengkulu, Syam Wuryani.

Kepala Sentra Dharma Guna Bengkulu Syam Wuryani mengatakan kegiatan penyaluran bantuan ATENSI ini merupakan rangkaian Hari Anak Nasional 2022 yang puncaknya akan digelar di halaman Kantor Bupati Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat tanggal 1 Agustus 2022.

Camat Suralaga Nur Holil mengapresiasi  rangkaian kegiatan HAN Tahun 2022 yang dilakukan Kementerian Sosial RI khususnya yang dilakukan di wilayahnya.

"Kami berbahagia karena anak-anak kami juga berbahagia. Kegiatan ini di objek wisata Embulan Boroq agar anak-anak dapat menikmati udara segar. Terima kasih Kementerian Sosial RI yang telah melibatkan Kecamatan Suralaga dalam kegiatan HAN Tahun 2022 dan membantu masyarakat kami khususnya anak-anak kami yang membutuhkan," ungkapnya.

Ia juga menyatakan komitmennya untuk  mewujudkan daerah yang ramah anak salah satunya dengan menerbitkan Peraturan Desa terkait pelarangan pernikahan anak.

"Perdes ini sudah diberlakukan di 15 desa sejak September 2021. Pernikahan dini ini dapat mengganggu generasi berikutnya karena anak-anak yang dilahirkan dari pernikahan dini biasanya lemah, sakit-sakitan dan mengalami stunting," tuturnya.

Kegiatan penyaluran bantuan Atensi dalam rangka HAN 2022 ini dimeriahkan oleh penampilan tari tradisional dari TK Sulamul Muhtadi

Selain itu juga disediakan tempat untuk bermain anak dengan beragam permainan seperti Ular Tangga, Engklek, Congklak dan Hulahop.

Anak-anak yang didampingi orangtuanya juga riang gembira karena dapat berenang di kolam pemandian Embulan Boroq.

Lilian (10) salah satu anak dari Kecamatan Suralaga,mengaku senang dan gembira lantaran mendapat bantuan berupa tas dan sepatu.

Ia berjanji akan rajin belajar agar cita-citanya menjadi dokter dapat tercapai.**

Biro Hubungan Masyarakat
Kementerian Sosial RI

Bagikan :