Lantik 410 Lulusan Poltekesos, Mensos: Kalian Harus Berarti Untuk Sekitar

Lantik 410 Lulusan Poltekesos, Mensos: Kalian Harus Berarti Untuk Sekitar
Penulis :
Dian Catur
Penerjemah :
Dian Catur/Karlina Irsalyana

BANDUNG (20 September 2023) - Menteri Sosial Tri Rismaharini melantik sebanyak 410 wisudawan dan wisudawati Politeknik Kesejahteraan Sosial (Poltekesos) Bandung dalam upacara adat yang digelar pada Wisuda Sarjana Terapan dan Magister Terapan Pekerjaan Sosial Tahun 2023 di Gedung Sasana Budaya Ganesha (Sabuga) pada hari Rabu (20/9). 


Sejumlah 34 wisudawan Program Studi Pekerjaan Sosial Program Magister Terapan, 263 wisudawan Program Studi Pekerjaan Sosial Program Sarjana Terapan, 62 wisudawan Program Studi Perlindungan dan Pemberdayaan Sosial Program Sarjana Terapan, dan 51 wisudawan Program Studi Rehabilitasi Sosial Program Sarjana Terapan berhasil menyelesaikan pendidikannya.


Mensos Risma mengungkapkan bahwa para wisudawan dan wisudawati menghadapi tantangan yang sangat berat karena para lulusan Poltekesos harus bersaing dengan masyarakat dunia.


“Tantangan kalian sungguh berat karena dengan adanya tantangan globalisasi ekonomi dunia, maka semua SDM dari seluruh dunia bisa masuk ke Indonesia. Artinya, persaingan kalian tidak hanya dengan sesama teman Poltekesos, tetapi juga dari kampus lain dan se-dunia” ujar Mensos Risma.


Akan tetapi, Mensos Risma berpendapat bahwa dalam menghadapinya, lulusan Poltekessos memiliki nilai lebih karena mereka multi-talenta. Mereka bisa bekerja di sektor mana pun dan menjalin komunikasi dengan baik dengan orang-orang yang selama ini termarjinalkan. Semua itu berkat ilmu yang didapat dari Politeknik Kesejahteraan Sosial Bandung.


“Ilmu yang kalian dapat di Poltekesos itu sebagai panduan untuk bekerja di sektor apa pun. Kalian itu multi-talenta. Kalian bisa berkomunikasi dengan siapa pun, misalnya dengan penyandang disabilitas lain, dan kalian bisa bantu memaksimalkan potensi mereka,” tutur Risma.


Lebih jauh, Mensos Risma berpesan bahwa meski telah bergelar sarjana atau magister, para wisudawan dan wisudawati ini tidak boleh jumawa dan besar kepala. Mereka harus terus menggali ilmu dan tidak mengeluh seberat apa pun kondisi yang mereka hadapi.


“Jangan malu bertanya meski bergelar sarjana atau magister. Tidak ada yang sempurna di dunia ini. Teruslah belajar. Kalian bisa bekerja sambil belajar. Buatlah diri kalian berarti untuk sekitar,” Mensos Risma berkata disambut tepuk riuh para wisudawan, wisudawati dan keluarga yang hadir dalam acara tersebut.


Kepala Pusat Pendidikan Pelatihan dan Pengembangan Pusat Profesi Kementerian Sosial Afrizon Tanjung juga turut mengungkapkan rasa bangganya kepada para wisudawan dan wisudawati. Afrizon mengungkapkan apresiasi atas perjuangan dan citra positif yang telah ditunjukkan untuk Poltekesos.


“Selamat atas keberhasilan saudara yang telah melewati masa studi di Poltekesos. Terima kasih atas perjuangan dan citra positif yang telah saudara tunjukkan untuk almamater tercinta Poltekesos Bandung, semoga kalian selalu menjaga kebesaran dan nama baik almamater ini” kata Afrizon saat memberikan sambutan.


Menteri Sosial juga berkesempatan untuk meresmikan bantuan ATENSI untuk kewirausahaan berupa gerobak Warmindo (Warung Indomie) yang diberikan kepada 10 penerima manfaat yang telah dibimbing oleh para mahasiswa dan mahasiswi Poltekesos.

 

Dalam kesempatan yang sama, Analis Kebijakan Ahli Utama BKN Bima Haria Wibisana  menyampaikan bahwa pekerja sosial harus selalu up to date dengan perkembangan digital karena  peran mereka selalu berkembang dalam karier.

Bagikan :