Potensi Kulit Buaya Berlimpah, Kemensos Gelar Bimbingan Keterampilan Penyamakan Kulit Buaya

  • Potensi Kulit Buaya Berlimpah, Kemensos Gelar Bimbingan Keterampilan Penyamakan Kulit Buaya
  • Screenshot_2021-11-23-13-33-11-30
  • Screenshot_2021-11-23-13-33-39-40
  • Screenshot_2021-11-23-13-34-01-02
JAYAPURA (22 November 2021) - Kementerian Sosial melalui Balai Besar Prof. Dr. Soeharso Surakarta mengadakan Kegiatan Asistensi Rehabilitasi Sosial (ATENSI) Bimbingan Vokasional dan Kewirausahaan Keterampilan Penyamakan Kulit Buaya. Kegiatan diadakan di Balai Besar Pendidikan dan Pelatihan Kesejahteraan Sosial (BBPPKS) Jayapura pada tanggal 21 – 30 November 2021.

Tujuan diadakan kegiatan ini untuk pembekalan awal bagi peserta agar dapat mengolah kulit buaya menjadi komoditi yang menguntungkan bagi peningkatan taraf kesejahteraan masyarakat. Terlebih lagi di daerah Kabupaten Mamberamo Raya terdapat potensi buaya yang berlimpah.

Kegiatan diikuti oleh 31 orang yang merupakan Pemerlu Pelayanan Kesejahteraan SosiaL (PPKS) di Provinsi Papua dan Papua Barat. Peserta akan mendapatkan pengetahuan secara teori dan praktik dari Narasumber yang terdiri dari Dinas Sosial, Kependudukan, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Provinsi Papua, Dinas Perindustrian, Koperasi, UMKM, dan Tenaga Kerja Provinsi Papua, BBPPKS Jayapura, Indonesia Cross Cultural Institute (ICCI), dan Praktisi bidang pengolahan kulit buaya.

Kepala Balai Besar Prof. Dr. Soeharso Surakarta Juena menyampaikan bahwa tolong ikuti pelatihan ini dengan serius agar bisa menerapkan ilmu yang diperoleh sehingga bisa diterapkan di masyarakat tempat tinggalnya. Terkait dengan proses penjualan akan dibantu promosi oleh balai,  dan selesai mengikuti pelatihan ini semua peserta akan diberikan seperangkat alat usaha penyamakan kulit buaya agar bisa memulai usaha dengan menerapkan ilmu yang diperoleh selama pelatihan, tegas Juena.

Juena menegaskan bahwa peserta terbaik akan diajak untuk sharing atau diskusi juga saling bertukar pengalamandalam kegiatan pelatihan yang akan dilaksanakan di Bandung dan sebagai motivator untuk peserta pelatihan tersebut.

Lanjutnya Juena menyampaikan bahwa tentang kegiatan yang dilakukan di Balai Besar Prof. Dr. Soeharso Surakarta yang saat ini memberikan layanan rehabilitasi sosial bagi penyandang disabilitas dan Pemerlu Pelayanan Kesejahteraan Sosial (PPKS) lainnya, dan saat ini sedang memproduksi Kursi Roda Tiga dan melakukan pengembangan Sentra Kreasi ATENSI (SKA). 

“Mudah-mudahan melalui pelatihan ini bisa memberikan manfaat yang besar, menjadikan mandiri secara ekonomi, dan ini bisa menjadi mata pencahariaan yang sangat baik. Ini bisa menjadi usaha dan bisa menjadi pekerjaan saudara-saudara semua", kata Juena Br. Sitepu Kepala Balai Besar Prof. Dr. Soeharso Surakarta, pada pembukaan yang dilaksanakan hari ini (22/11). 

Kepala Balai Besar Pendidikan dan Pelatihan Kesejahteraan Sosial (BBPPKS) yang diwakili oleh Malik Alim memberikan _support_ yang besar terhadap pelaksanaan kegiatan ini dan siap memfasilitasi peserta selama kegiatan berlangsung. Terkait dengan kondisi yang saat ini dalam masa pandemi Covid-19 maka selama mengikuti pelatihan dan berada di lingkungan balai agar tetap menjalankan protokol kesehatan sesuai anjuran satuan tugas Covid-19, tegasnya.

Turut hadir juga dalam acara Pembukaan Kegiatan ATENSI Bimbingan Vokasional dan Kewirausahaan Keterampilan Penyamakan Kulit Buaya, yakni Dinas Sosial, Kependudukan, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Provinsi Papua, Dinas Perindustrian Kabupaten Mamberamo Raya, Dinas Sosial Kabupaten Mamberamo Raya, Sekretariat Direktorat Jenderal Rehabilitasi Sosial Kementerian Sosial, dan Indonesia Cross Cultural Institute (ICCI).





Penulis :
Humas Ditjen Rehabilitasi Sosial
Editor :
Annisa YH
Penerjemah :
Karlina Irsalyana

Bagikan :