Terkesan dengan Pelayanan terhadap Anak Berhadapan Hukum, SPN Polda Riau Kunjungi Sentra Abiseka

Terkesan dengan Pelayanan terhadap Anak Berhadapan Hukum, SPN Polda Riau Kunjungi Sentra Abiseka
Penulis :
Humas Sentra Abiseka Pekanbaru
Editor :
David Myoga
Penerjemah :
Karlina Irsalyana

PERKANBARU (18 Januari 2023) - Dalam rangka meningkatkan pemahaman penanganan Anak Berhadapan Hukum (ABH) yang berstatus korban, Unit Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA) Polda Riau melaksanakan kunjungan ke Sentra Abiseka Pekanbaru.

 

Kegiatan kunjungan study banding melibatkan 25 orang sebagai peserta Program Diklat PPA SPN Polda Riau. Seluruh peserta merupakan penyidik dari Polda Riau dan 10 Polresta di lingkungan Polda Riau.

 

"Maksud dan tujuan kunjungan ini adalah untuk menambah pemahaman peserta didik bahwa selama ini pemerintah sudah menyediakan program penanganan bagi korban anak dan perempuan. Salah satunya di Riau ada (Sentra) Abiseka. Di beberapa kasus kami berkoordinasi dengan Sentra seperti misanya untuk penempatan sementara dan pengamanan anak korban saat dalam proses penyidikan." ujar Wenny Hartati, Kanit PPA Polda Riau pada sambutannya.

 

Menanggapi itu, Kepala Sentra Abiseka Pekanbaru, Agus Hasyim Ibrahim menyampaikan kepada peserta kunjungan bahwa “hal Ini merupakan kesempatan baik untuk mengetahui lebih jauh tentang pelaksanaan UU No. 11 Tahun 2012 tentang Sistem Peradilan Pidana Anak yang sanget erat berkaitan dengan tugas pokok dan fungsi kepolisian dalam menangani perempuan dan anak yang berhadapan dengan hukum baik sebagai saksi, korban, maupun pelaku” Tuturnya.

 

Dalam kegiatan tersebut, Agus memaparkan profil dan program pelayanan yang dilaksanakan Sentra Abiseka termasuk Asistensi Rehabilitasi Sosial (ATENSI) khususnya bagi ABH.

 

Awal mula didirikan pada tahun 1979, Sentra Abiseka saat itu masih merupakan panti yang melayani anak-anak terlantar dan belum melayani ABH, sampai pada Tahun 2011 dimana mulai mendirikan tempat perlindungan sosial anak. Hal ini berkaitan dengan pelaksanaan Konveksi Hak Anak yang mana semakin banyaknya isu-isu penelantaran, kekerasan terhadap anak, dan yang berkaitan dengan perlindungan anak lainnya. Di tahun itu, juga banyak kasus terkait dengan terorisme.

 

Pelayanan terhadap ABH mulai menjadi fokus layanan sejak 2019 seiring dengan perubahan nomenklatur dari Panti Sosial Bina Remaja (PSBR) Rumbai menjadi Balai Rehabilitasi Sosial Anak Memerlukan Perlindungan Khusus (BRSAMPK) Rumbai Pekanbaru. Dan pada 2021 berubah kembali menjadi Sentra Abiseka Pekanbaru dengan sasaran layanan yang kebih luas lagi yaitu seluruh klaster permasalahan sosial mulai dari anak, lansia, disabilitas, dan kelompok rentan serta korban bencana alam. 

 

Menurut Agus, permasaahan anak timbul karena keluarga tidak mampu memberikan pengasuhan dan perawatan dengan baik. Sehingga pelayanan rehabilitasi sosial terhadap anak mengedepankan prinsip bahwa anak adalah korban, terlepas dari status hukumnya sebagai pelaku, saksi, atau korban.

 

Sepanjang Tahun 2022 Sentra Abiseka Pekanbaru telah melayani sebanyak 118 penerima manfaat termasuk diantaranya adalah klaster ABH.

 

Unit PPA Polda terkesan oleh pelayanan Sentra Abiseka Pekanbaru terhadap anak korban yang pernah dilayani berkolaborasi dengan Polda Riau, "Pernah kami menitipkan anak korban 'D' di sini, baru 2 hari sudah WA pak Dir minta dipulangkan, tapi ternyata seminggu saya ke sini (Sentra Abiseka) sudah bisa tertawa lepas. Sepertinya sudah banyak perubahan yang drastis. Jadi memang luar biasa Sentra Abiseka untuk pengamanan dan penitipan korban" ujar Wenny

 

Turut mengapresiasi, Agus juga menambahkan bahwa saat ini kepolisian mulai menyentuh masyarakat-masyarakat miskin, salah satunya adalah komitmen yang tinggi dalam respon kasus yang juga Sentra Abiseka lakukan berasama Polda Riau atas kasus anak korban kekerasan fisik di Indragiri Hulu.

 

Kegiatan kunjungan diakhiri dengan meninjau langsung  kondisi asrama dan penerima manfaat. Peserta meninjau kegiatan keseharian penerima manfaat (ABH Korban) yang sedang mengikuti kegiatan keterampilan handycraft. Tak lupa juga mengunjungi penerima manfaat bayi yang baru saja lahir Desember lalu.

Bagikan :