BANGKALAN (8 Januari 2025) - Menteri Sosial, Saifullah Yusuf atau Gus Ipul mengatakan selalu teringat pesan Presiden Prabowo Subianto saat kunjungan kerja. Salah satunya pesan untuk membuat masyarakat selalu tersenyum.
"Saya selalu ingat pesannya Pak Presiden Pada saat beliau dilantik tanggal 20 Oktober. Pesannya ini kira-kira yang selalu bawa kemana-mana, dan beliau mengutip pendapatnya Pak Noer Gubernur Jawa Timur yang asli Madura," kata Gus Ipul dalam "Dialog Pilar-Pilar Kesos Madura" di Bangkalan, Jawa Timur, Rabu (8/1/2025).
Ia menuturkan Presiden Prabowo pernah mengatakan cita-cita bangsa ini ingin agar rakyat cukup pangan, cukup sandang, dan cukup papan. Lalu, bangsa Indonesia merupakan bangsa yang gemah ripah loh jinawi.
"Toto tentrem kerto raharjo, bangsa yang baldatun thoyyibatun warobbun ghofur, bangsa di mana rakyat cukup pangan, cukup sandang, cukup papan. Cita-cita kita adalah melihat wong cilik iso gemuyu, wong cilik bisa senyum, bisa tertawa," katanya.
Ia mengatakan pidato Presiden Prabowo tersebut selalu ia ulang-ulang di setiap kegiatan Kementerian Sosial (Kemensos). Ia meminta agar pesan tersebut menjadi inspirasi bagi semua karyawan di Kemensos.
"Alhamdulillah Inilah yang selalu saya ingat pidatonya Pak Presiden," tuturnya.
Gus Ipul mengingatkan para pilar sosial agar selalu dapat membuat rakyat tertawa dan tersenyum. Hal itu bisa tercapai bila rakyat cukup sandang, pangan, dan papan.
"Kita cukupi pangannya, kita rangkum dalam 12 PAS. Kita rangkum dalam 12 pas tolong diingat-ingat oleh para pilar sosial," jelasnya.
Pada kesempatan ini, Gus Ipul juga memberikan bantuan Asistensi Rehabilitasi Sosial (ATENSI) secara simbolis kepada tiga penerima manfaat. Para penerima manfaat diantaranya Anisa (55) yang merupakan penerima manfaat (PM) yang telah digraduasi.
Anisa kini beralih dari PM Program Keluarga Harapan (PKH) menjadi penerima bantuan kewirausahaan. Untuk mendukung Anisa berjualan es buah, Kemensos memberikan bantuan berupa blender dan alat-alat wirausaha.
Lalu PM lainnya yaitu Randika Pratama (10) yang merupakan penyandang disabilitas cerebral palsy. Ia menerima bantuan kursi roda cerebral palsy dan paket kebersihan diri.
Lalu Kemensos juga memberikan bantuan kepada Abdul Rahman (74) berupa bantuan nutrisi, alat kebersihan diri, alat solat.
Adapun total bantuan diberikan kepada 57 PM dengan kategori klaster anak, disabilitas, lanjut usia (lansia), dan kelompok rentan.
Bantuan yang diberikan berupa alat kebersihan diri, nutrisi, perlengkapan sekolah, alat ibadah, alat bantu disabilitas, bantuan kewirausahaan, dam perlengkapan rumah. Total bantuan yang diberikan sebesar Rp148.003.000.
Kemensos mengalokasikan Rp650 miliar untuk bantuan di Kabupaten Bangkalan. Adapun rinciannya untuk Program Keluarga Harapan (PKH) sebesar Rp146 miliar dengan 49.058 keluarga penerima manfaat (KPM), sembako Rp218 miliar untuk 92.747 orang.
Bantuan YAPI sebesar Rp4 miliar untuk 1.847 YAPI. Kemudian Penerima Bantuan Iuran (PBI) mendapatkan bantuan sebesar Rp296 miliar untuk 588.514 jiwa.