Penyaluran Bansos PKH di Teluk Bintuni Dikawal Polisi

Tak banyak yang tahu bagaimana perjuangan para SDM Program Keluarga Harapan (PKH) dalam menyalurkan bantuan PKH kepada para penerima di Kabupaten Teluk Bintuni, Papua Barat. Terbatasnya akses dan kondisi geografis yang berupa gugusan pulau-pulau, memaksa para SDM PKH untuk menaiki speed boat berjam-jam agar bisa sampai ke wilayah penerima PKH. 

Seperti pada video yang dibagikan Risal, salah seorang pendamping PKH di Kabupaten Teluk Bintuni, menggambarkan betapa beratnya perjalanan yang harus dilalui untuk bisa sampai ke wilayah dampingannya di Distrik Kamundan, Distrik Tomu, dan Distrik Weriagar. Ia bersama SDM PKH lainnya, Pegawai Dinas Sosial setempat, dan Pihak Bank harus menaiki kapal jenis speed boat selama 4-6 jam kemudian dilanjutkan dengan perahu jukung untuk bisa sampai ke tepian. Bahkan jika air sedang surut, mereka pun harus berjalan kaki sejauh 1 km untuk bisa sampai ke daratan. 

Pekerjaan yang penuh resiko ini selalu mereka lakukan. Belum lagi, soal keamanan yang juga menjadi faktor penting yang perlu dipertimbangkan di sana. Untuk itu, setiap penyaluran bansos PKH, mereka selalu didampingi personel Polisi dengan senjata lengkap. Luar Biasa! Salut! 

Penerjemah :
Intan Qonita N

Bagikan :