Gerak Cepat, Mensos Risma Bawa Bantuan ke Lokasi Bencana Longsor di Bogor

Gerak Cepat, Mensos Risma Bawa Bantuan ke Lokasi Bencana Longsor di Bogor
BOGOR (12 Oktober 2022) - Menteri Sosial Tri Rismaharini bersama Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI Diah Pitaloka bergerak cepat merespon kondisi darurat bencana longsor yang terjadi di Kampung Kebon Kelapa, Kelurahan Cibogor, Kec. Bogor Tengah, Kota Bogor yang terjadi pada Selasa petang (11/10).

Mensos Risma langsung membawa bantuan logistik senilai Rp187 juta dari gudang induk Bekasi ke Kota Bogor. Bantuan tersebut terdiri dari makanan siap saji, 20 unit tenda, 25 unit kasur, 25 unit selimut, 25 unit matras, 20 paket family kit, dan 2 unit genset portable.

Tiba di lokasi, Mensos memimpin evakuasi, terutama anak dan lansia, yang masih berada di sekitar lokasi bencana ke tempat yang lebih aman. 

"Kita bantu evakuasi ke tempat yang aman (Gedung Yayasan Taruna Andiga). Kita juga ada pasko bencana di Sentra Terpadu "Inten Soeweno" di Cibinong dan Sentra Terpadu "Pangudi Luhur" di Bekasi. Kita akan supply terus bantuan logistik. Yang penting, aman dulu," jelas Mensos Risma.

Di saat bersamaan, tim Kemensos dibantu warga bahu-membahu membawa bantuan logistik ke lokasi pengungsian di Yayasan Taruna Andiga.

Ditemui di lokasi, Mensos Risma mengatakan penanganan bagi pengungsi akan terus dilakukan. Bagi pengungsi usia anak, Mensos mengirim timnya untuk melakukan layanan dukungan psikososial. 

"Nanti akan ada tim Kemensos memberikan layanan dukungan psikososial yang bantu anak-anak untuk trauma healing," ungkapnya di depan awak media.

Selesai mengevakuasi dan membawa bantuan, Mensos Risma bersama Diah Pitaloka membagikan bantuan logistik kepada para lansia dan anak yang sudah berada di lokasi pengungsian.

"Alhamdulillah, ini respon cepat Kemensos, menyiapkan logistik dan mengevakuasi warga ke tempat yang lebih aman. Logistik akan terpantau karena posko dekat, di Cibinong dan Bekasi, seperti kasur, makanan, minuman, hingga oksigen," kata Diah Pitaloka.

Diah juga mengatakan bahwa perlu kerja sama dengan pemerintah kota untuk segera membangun perencanaan dalam penanggulangan bencana ini.

Sementara itu, Desi (39), pengungsi di Yayasan Taruna Andiga bersyukur atas bantuan yang diberikan. "Alhamdulillah, bantuan udah datang. Bantuan dari Kemensos yang pertama datang. Boro-boro kami mau masak, tidur aja ngga bisa teh. Terima kasih atas bantuan makanan dari Kemensos," katanya.

Selain menyalurkan bantuan logistik dan membantu mengevakuasi warga, Mensos Risma juga mendatangi lokasi Rumah Duka Sinar Kasih, Bogor Selatan, dimana korban meninggal dunia akibat bencana longsor disemayamkan. 

Mensos Risma menyerahkan santunan kepada ahli waris korban Jefri Butar Butar yang meninggal akibat bencana ini.

Tercatat sebanyak 20 korban luka-luka dan 1 korban meninggal dunia akibat longsor ini. Hingga Rabu malam (12/10), proses evakuasi masih berjalan mengingat terdapat longsor susulan.

Biro Hubungan Masyarakat
Kementerian Sosial RI 

Bagikan :